Selasa, 01 Desember 2015 0 komentar

The Ferocious Regalia

The Ferocious Regalia

.
Summary:
As the heir of a temple priest, Kagami had the ability to see and communicate with the five Guardian Beasts. When a group of a company intended to gain control of the village where he lived, Kagami enlisted the help of Kuroko, a friend who had the same ability as him. Can they successfully defend their hometown, whilst trying to calm down the raging beasts from destroying the city?
.
Casts:
Kagami Taiga — Has a dream of becoming a firefighter. After Himuro informed him of the crisis which the Company had brought, he was determined to stop them at all costs.
Kuroko Tetsuya — Working as a kindergarten teacher. Has a puppy named after him, but called it Nigou. He was the one who told Kagami of the beasts’ restlessness.
Himuro Tatsuya — Kagami’s old friend who was the first going against the Company. Like the other minor casts, he couldn’t see nor communicate with the beasts.
Momoi Satsuki — Kuroko’s friend who has a crush on him. She was attacked by the people from the company.
Aida Riko — Kagami and Kuroko’s friend. Her family and friends was attacked by the company.
Alexandra Garcia — Called Alex for short. Kagami and Himuro’s teacher and guardian in the village. She was injured from the company attack, but was saved by Himuro.
Haizaki Shougo — Kuroko’s old friend and a rather felonious delinquent. Hates the company and wanted to kick their ass from his hometown.
Kise Ryouta — The Guardian Beast of Light. He holds the Topaz Gem and is able to manifest illusion and creates perfect copy of anything. His true form is a golden fox.
Midorima Shintarou — The Guardian Beast of Sky. He holds the Emerald Gem, has a keen eyes and perfect accuracy in widespread area. His true form is a jade phoenix.
Aomine Daiki — The Guardian Beast of Storm. He holds the Sapphire Gem, has highest agility and power. His true form is a black wolf.
Murasakibara Atsushi — The Guardian Beast of Earth. He holds the Amethyst Gem, the powerhouse amongst the beasts and perfect defense. His true form is a violet wolf.
Akashi Seijuurou — The Guardian Beast of Fire. He is also the leader of all Guardian Beasts. He holds Ruby Gem. He has the ability to manipulate time and fire. Unlike the other beasts, he is actually two entities in one body, and often switches with his other, more cold-hearted self. His true form is a red fox.
The Company — Comes from the city to gain control over the village and rebuild it into a modern town.
.

Plot :
Alur terdiri atas beberapa bagian :
(1) Awal, yaitu pengarang mulai memperkenalkan tokoh-tokohnya.
(2) Tikaian, yaitu terjadi konflik di antara tokoh-tokoh pelaku.
(3) Gawatan atau rumitan, yaitu konflik tokoh-tokoh semakin seru.
(4) Puncak, yaitu saat puncak konflik di antara tokoh-tokohnya.
(5) Leraian, yaitu saat peristiwa konflik semakin reda dan perkembangan alur mulai terungkap.
(6) Akhir, yaitu seluruh peristiwa atau konflik telah terselesaikan.

Inti : Gurung dadi. -_-)
Senin, 30 November 2015 0 komentar

Playlist Instrument (Various OST)


Karneval - Creeping Fear
Karneval - Feelings Kept Secret

Kingdom Hearts BBS - A Link To The Future
Kingdom Hearts BBS - Terra
Kingdom Hearts BBS - Ventus
Kingdom Hearts BBS - Aqua
Kingdom Hearts BBS - Mysterious Figure



Kingdom Hearts 2 - Dearly Beloved

Kingdom Hearts 357/2 Days - Roxas

Devil May Cry 3 - Devils Never Cry

Fairy Tail - The Ultimate Final Death Battle
Fairy Tail - Main Theme

Detective Conan - Heaven



Nier Gestalt - Yonah (Strings)
Nier Gestalt - Yonah (Piano)
Nier Gestalt - Kaine (Salvation)
Nier Gestalt - Kaine (Escape)
Nier Gestalt - Emil (Sacrifice)
Nier Gestalt - Emil (Karma)
Nier Gestalt - Cold Steel Coffin
Nier Gestalt - Hills of Radiant Winds
Nier Gestalt - Shadowlord
Nier Gestalt - Shadowlord Castle's Roar
Nier Gestalt - Grandma
Nier Gestalt - Gods Bound By Rules
Nier Gestalt - Song of The Ancients
Nier Gestalt - The Prestigious Mask
Nier Gestalt - City of Commerce
Nier Gestalt - The Lost Forest

Norihiro Tsuru - Last Carnival

Boys Before Flowers - Stranger Sun (Natseon Hae)

Tsubasa Reservoir Chronicle - I Talk To The Rain
Tsubasa Reservoir Chronicle - Ship of Fools
Tsubasa Reservoir Chronicle - A Song of Storm and Fire




Psycho Pass - Main Theme
Psycho Pass - Hou to Chitsujo
Psycho Pass - Inochi no Arikata
Psycho Pass - Hito no Kokoro
Psycho Pass - Sono Juukou wa Seigi wo Shihai Suru

Psycho Pass 2 - Main Theme



Pandora Hearts - Bloody Rabbit
Pandora Hearts - Will
Pandora Hearts - Lacie
Pandora Hearts - Reminiscence
Pandora Hearts - Turn
Pandora Hearts - Contractor
Pandora Hearts - Another Dimension
Pandora Hearts - A Shadow
Pandora Hearts - Preparation

Hataraku Maou-sama - Maou to Yuusha no Chikara
Hataraku Maou-sama - Tatakai no Makuake

John Williams - Hedwig

BlazBlue - Lust Sin

(To be continue...)
Minggu, 14 Desember 2014 0 komentar

Bahasa Jepang

Fungsi-fungsi Partikel ni
Partikel ni secara umum memiliki kegunaan yang sangat luas dan dapat digolongkan sebagai berikut:
1)      Menunjukkan tempat keberadaannya suatu benda. (di)
学生たちは教室にいます。
(Murid-murid ada di ruangan kelas.)
Konsep target dalam bahasa Jepang sangatlah umum dan tidak terbatas pada verba gerakan. Contohnya pada kalimat diatas, partikel ni disini menyatakan lokasi benda pada bahasa Jepang adalah target bagi verba keberadaan (ある dan いる).
2)      Menunjukkan untuk menyatakan obyek suatu aktivitas. (di, pada)
ノートに書きます。
(Menulis di buku catatan.)
3)      Untuk menyatakan waktu. (pada)
一時に公園へ行きました。
(Saya telah pergi ke taman pada jam 1.)
Partikel ni juga bisa digunakan untuk menyatakan waktu berlangsungnya suatu peristiwa. Umumnya digunakan bersama dengan bilangan jam atau penunjuk waktu lainnya, seperti pada contoh diatas.
4)      Menunjukkan menghadap/menuju/memasukkan ke suatu arah atau tempat. (ke)
バケツに水を入れます。
(Memasukkan air ke ember.)
Partikel ni dalam kalimat diatas menyatakan target dari verba. Ini berbeda dengan o, di mana verbanya melakukan sesuatu terhadap objek langsung. Dengan partikel ni disini, verbanya melakukan sesuatu menujukata yang ditandai ni.
5)      Menunjukkan objek yang dituju. (kepada)
あなたにだけ話します。
(Saya hanya berbicara kepada kamu saja.)
Pada dasarnya, penggunaan partikel ni yang ini berfungsi menunjukkan apa yang dilakukan objek (dia) kepada subjek (saya), seperti pada contoh kalimat di atas.
6)      Menunjukkan batas lingkungan. (dalam, per-)
年 ( 一年 ) に二度ぐらいキャンプに行きます。
(Dalam setahun saya pergi berkemah lebih kurang dua kali.)
7)      Menunjukkan digunakan sebagai/untuk apa. (untuk, sebagai, dengan)
これは何に使いますか。
(Ini digunakan untuk apa?)
8)      Menunjukkan syarat/alasan/penyebab terjadinya sesuatu. (akan, atas, oleh)
雨にぬれています。
(Basah oleh hujan.)
Pada contoh kalimat diatas, partikel ni disini dipakai setelah nomina untuk menyatakan sebab-sebab atau alasan.
9)      Menunjukkan bagi/terhadap sesuatu. (bagi, untuk)
この読み物は子供に適しています。
(Bacaan ini cocok untuk anak-anak.)
10)  Digunakan bentuk konjugasi kedua (Renyōkei 連用形) dari kata kerja, untuk menyatakan maksud tujuan. (untuk)
毎日プールへ泳ぎに行きたいです。
(Saya ingin tiap hari pergi ke kolam renang untuk berenang.)
11)   Menunjukkan taraf atau keadaan sesuatu.
花がきれいに咲いています。
(Bunga sedang mekar indah.)
0 komentar

Joshi in Japanese (to)

Kata bantu atau Partikel dalam bahasa Jepang disebut “Joshi”. Makna Joshi dilihat dari huruf kanjinya; kanji pertama dibaca “Jo” dapat juga dibaca “Tasukeru” yang berarti bantu, membantu, atau menolong, sedangkan kanji kedua dibaca “Shi” memiliki makna yang sama dengan istilah kotoba yang berarti kata, perkataan atau bahasa. Jadi “Joshi” adalah kata yang membantu kata lain dalam kalimat bahasa Jepang.

Kata bantu dalam bahasa Jepang atau Joshi adalah kelas kata yang termasuk fuzokugo (kata tambahan) yang dipakai setelah suatu kata untuk menunjukkan hubungan antara kata tersebut dengan kata lain serta untuk menambah arti kata tersebut agar menjadi lebih jelas lagi.

Dari segi tata bahasa, Joshi merupakan bidang yang cukup sulit. Selain itu jumlahnya sangat banyak dan dalam satu Joshi terkadang memiliki arti yang berbeda-beda. Namun beberapa diantaranya ada Joshi yang memiliki arti yang sama tetapi cara penggunaannya yang berbeda. Hal ini sangat membingungkan orang asing yang belajar bahasa Jepang. Misalnya pada waktu kita membuat kalimat sebagai berikut:
Kare wa ano beddo ni nete iru
(dia sedang tidur di tempat tidur ini)
Kare wa ano beddo de nete iru
(dia sedang tidur di tempat tidur ini)
Kedua kalimat ini memiliki arti yang sama, perbedaan partikel “ni” dan “de” pada kalimat di atas dititikberatkan pada cara-cara kita mendeskripsikan kalimat tersebut. Ini merupakan salah satu dari sekian banyak perbedaan yang ada dalam Joshi.

Berdasarkan fungsinya kata bantu dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu:
  1. Kakujoshi
Kakujoshi ialah Joshi biasa, yang pada umumnya melekat pada kata benda  untuk menunjukkan hubungan antara kata benda tersebut dengan kata lainnya.
contohnya:      1.   Ashita wa Tami san to ishoni gakko e iku
                  (besok pergi ke sekolah bersama tami)
            2.   Tsukue no ue ni kaban ga aru
                  (di atas meja ada tas)
            3.   Mai asa, supotsu o suru
                  (setiap pagi, melakukan olahraga)
Kakujoshinya melekat pada kata benda dan juga menunjukkan hubungan potongan kata dengan potongan kata lainnya dalam kalimat, tanpa kakujoshi ini sebuah kalimat tidak akan terbentuk. Sesuai dengan contoh diatas maka kata bantu “TO” merupakan kakujoshi. Selanjutnya pembahasan yang lebih terperinci mengenai fungsi kata bantu “TO” dalam kalimat akan dibahas pada Bab III.
Joshi yang termasuk dalam kelompok ini adalah : ga, no, o, ni, e, to, yori, kara, de dan ya.


  1. Setsuzokujoshi

Setsuzokujoshi ialah Joshi Penyambung kalimat, yang biasanya melekat pada dooshi, i-keiyoshi, na-keiyoshi atau Jodoshi untuk melanjutkan kata-kata yang ada sebelumnya terhadap kata-kata yang ada pada bagian berikutnya.
Contoh :          1.   Ashita tenki ga warukutemo, doraibu ni ikou
                              (meskipun besok cuaca buruk, mari kita berkendaraan keliling)
                        2.   Kaze ga arimasenga, hana ga otsu
                              (tidak ada angina tetapi bunganya gugur)
            3.   Hayakereba hayai hodo ii de aru
                  (lebih cepat lebih baik)
Kata bantu “TO” juga merupakan setsuzukoshi yang berfungsi untuk menyambung kalimat antara induk kalimat dengan anak kalimat. Selanjutnya pembahasan yang lebih terperinci mengenai fungsi kata bantu “TO” dalam kalimat akan dibahas pada Bab III.
Joshi yang termasuk dalam kelompok ini ialah: ba, to, keredo, keredomo, ga, kara, shi, temo (demo), te (de), nagara, tari (dari), noni dan node.
  1. Fukujoshi
Fukujoshi ialah Joshi sebagai keterangan, dipakai setelah kata benda, kata kerja, kata sifat-i, kata sifat-na, kata keterangan, bahkan ada juga yang dipakai setelah partikel lainnya. Fukujoshi berkaitan erat dengan bagian kata berikutnya.
Contoh :          1.   Kaigi ga owatta bakari de aru
                  (rapat baru saja selesai)
            2.   Yamada san mo tanaka san mo gakusei de aru
                  (tanaka dan yamada adalah murid)
            3.   Kare wa maiban nijikan gurai nihonggo o benkyoo suru
                  (dia setiap malam belajar bahasa jepang 2 jam)
Joshi yang termasuk dalam kelompok ini ialah: wa, mo, koso, sae, shika, demo, made, bakari, dake, hodo, kurai (gurai), nado, nari, yara, ka dan zutsu.
  1. Shuujoshi
Shuujoshi ialah Joshi diakhir kalimat, digunakan pada akhir kalimat atau pada akhir bagian kalimat untuk menyatakan perasaan si pembicara seperti larangan, seruan, rasa haru, dan sebagainya (Tadasu, 1989: 143-144). Kata bantu yang termasuk dalam shuujoshi ini sering dipakai dalam bahasa Jepang lisan sehari-hari.
Contoh :          1.  Hayaku mitai naa
                              (ingin cepat-cepat lihat)
                        2.   Doushita no 
                              (Kenapa?)
3.   Shiranai wa
      (tidak tahu)
Joshi yang termasuk dalam kelompok ini ialah: ka, kashira, na, naa, zo, tomo, yo, ne, wa, no dan sa.Kata bantu atau Joshi memiliki ciri khas sebagai berikut:
1.      Tidak dapat berdiri sendiri
2.      Tidak berkonjugasi
3.      Tidak menjadi subjek, predikat, objek dan keterangan dalam kalimat
4.      Selalu mengikuti kata lain
5.      Ada yang mempunyai arti sendiri, tetapi ada juga yang berfungsi memberi arti pada kata lain.

Kata bantu “TO” sebenarnya memiliki banyak fungsi tetapi agak sulit menemukan penjelasan mengenai keseluruhannya dalam buku teks. Berikut ini adalah fungsi-fungsi kata bantu “TO” dalam kalimat bahasa Jepang.
Menunjukkan arti “dan” dalam Bahasa Indonesia
Pada pemakaian ini, pola kalimat yang dipakai yaitu:
            Kata benda + to + kata benda
Contoh kalimat:
a.       Ara san to nina san wa Indonesia jin de aru
(Ara dan Nina adalah orang Indonesia).
b.      Sofu to sobo ni okurimono o shitai de aru
(Saya ingin memberi bingkisan kepada kakek dan nenek).
c.       Tami san to Fifi san wa Amerika no daigaku de benkyou shite iru
(Tami dan Fifi kuliah di sebuah universitas di amerika).
d.      Indonesia to Nihon to wa mukashi kara kankei ga fukai de aru
(Indonesia dan Jepang berhubungan erat sejak dahulu).
 Menunjukkan arti “Bersama; bersama-sama; dengan” dalam Bahasa Indonesia
Pola kalimat yang digunakan ialah:
            Kata benda + to + kata kerja
Pada pemakaian ini biasanya ditambahi ‘ishoni’ setelah partikel ‘to’, menjadi ‘to ishoni’  dengan  tujuan untuk mempertegas arti bersama; bersama-sama; dengan dalam kalimat tersebut.
Contoh kalimat:
a.       Asahara san wa Fujiko san to kekkon shite iru
(Asahara menikah dengan Fujiko).
b.      Onesan wa onisan to shokuji o shite iru
(Kakak makan bersama abang).
c.       Watashi wa Ayu san to ishoni DVD o miru
(Saya nonton DVD bersama Ayu).
d.      Mishiranu hito to kosai shinai hou ga ii de aru
(Lebih baik tidak bergaul dengan orang yang tidak dikenal).
Menunjukkan arti objek perbandingan; dengan dalam bahasa Indonesia
Pada pemakaian ini ada beberapa pola kalimat yang digunakan yaitu:
            1. Kata benda + to + kata kerja perbandingan
            2. Kata benda + to + kata benda + to +kata perbandingan
Contoh kalimat:
a.       Kono shatsu wa watashi no to yoku nite iru.
(Baju ini mirip dengan punya saya).
b.      Ototo wa ani to chigatte, sei ga takai de aru
(Adik tubuhnya tinggi berbeda dengan kakak).
c.       Ringo to mikan to dochira ga suki de aruka?
(Antara apel dan jeruk yang mana yang kau sukai?)
d.      Watashi to onaji iken no kata wa inaika?
(Tidak adakah orang yang sependapat dengan saya?)
 Menunjukkan suatu perubahan atau hasil
Dalam pemakaian ini setelah partikel ‘to’, kata kerja yang digunakan ialah ‘naru’ menjadi ‘to naru’. Pola kalimatnya yaitu:
            Kata benda + to naru
Contoh Kalimat:
a.       Orinpikku no kaikai shiki no hi to natta.
(Hari pembukaan olimpiade telah tiba).
b.      Chiri mo tsumoreba, yama to naru.
(Debu pun kalau terus tertimbun, akan menjadi gunung).
c.       Shitsugyosha ga senmannin to natta.
(Pengangguran telah mencapai sepuluh juta orang).
d.      Yahan kara ame ga yuki to natta.
(Mulai dari tengah malam hujan telah menjadi salju).
 Menunjukkan kutipan, isi apa yang dikatakan, ditanya, didengar, ditulis, dipikir, dikira
Pola kalimatnya adalah Kutipan kalimat atau kata benda + to + kata kerja yang digunakan.
Contoh kalimat:
a.       Watanabe san ga “kuji made ni jimusho ni kuru yo ni” to itte imashita.
(Kata Watanabe “kamu harus datang ke kantornya jam 9”).
b.      Kare wa “ryogaeya wa doko ka” to tazunemashita.
(Dia bertanya “Dimana tempat penukaran valuta asing?”).
c.       “Kin-en” to kaite arimasu kara, tabako o suwanaide kudasai.
(Karena tertulis “Kin-en”, tolong jangan merokok).
Menunjukkan suatu niat
Pola kalimat adalah Kata kerja bentuk maksud + to + omotte iru
Maknanya kira-kira sama dengan “to omou”, tetapi kata kerja bentuk maksud “to omotte iru’ mengandung arti bahwa pembicara telah menetapkan maksudnya sebelum berbicara dan sekarang pun maksud tersebut masih berlanjut. Kata kerja bentuk maksud “to omotte iru” dapat juga digunakan untuk menyatakan maksudorang ketiga.
Contoh kalimat:
a.       Donokurai Indonesia ni iyou to omotte imasuka?
(Anda hendak tinggal berapa lama di Indonesia?).
b.      Ashita inaka e shinrui no mono o tazune ni iko to omotte imasu.
(Besok saya hendak pergi ke kampung halaman mengunjungi famili)
c.       Kare wa gaikaku de hatarakou to omotte imasu.
(Dia bermaksud bekerja di luar negeri).
 Menunjukkan nama sesuatu
Pola kalimatnya yaitu:
            Nama benda/ nama tempat/ nama orang + to + iu
Contoh kalimat:
a.       Kanojo wa sun plaza to iu tokoro e ikimashita.
(Dia perempuan pergi ke tempat yang bernama Sun Plaza)
b.      Kono fairu wa yamada san to iu namae ni agete kudasai
(Fail ini tolong berikan kepada orang yang bernama yamada).
c.       Onisan ga indomaret to iu mise de hatarakimasu.
(Abang bekerja di took yang bernama Indomaret)
d.      Gramedia to iu honya de kono manga o kaimashita.
(Saya membeli komik ini di took buku yang bernama Gramedia).
e.       “Kompas” to iu shinbun o shite imasuka?
(Apakah kamu tahu Koran yang bernama Kompas?).
  Menunjukkan arti  begitu, segera, langsung, ketika
Pola kalimatnya yaitu:
            Kata kerja bentuk kamus + to +kalimat selanjutnya
Pemakaian ini menunjukkan suatu hal terjadi/ dilakukan segera setelah suatu hal terjadi/ dilakukan; juga menunjukkan pada waktu melakukan sesuatu, keadaan memang sudah seperti itu dengan arti: “begitu… ; se…; segera; langsung; lantas; serta merta, ketika”
Contoh kalimat:
a.       Uchi ni kaeru to, gohan o tabemashita.
(Begitu pulang ke rumah, makan nasi).
b.      Okiru to, sugu ha o migaite, mizu o abite imasu.
(Begitu bangun tidur saya segera menggosok gigi dan mandi).
c.       Dento ga tsuku to, akaruku narimashita.
(Begitu lampu menyala, menjadi terang).
d.      Yoku miru to, sore wa ari deshita.
(Ketika melihat dengan jelas, ternyata itu adalah semut).
e.       Gakkou owaru to, shoten e manga o kai ni ikimashita.
(Seusai sekolah, saya pergi ke toko buku membeli komik)
          Menunjukkan arti  bila
Pola kalimatnya yaitu:
            Kata kerja bentuk kamus + to + keadaan
Dalam pola kalimat ini berarti jika kalimat pertama terjadi maka keadaan/ kalimat berikutnya pasti terjadi. Setelah partikel “to” tidak bisa digunakan kalimat bentuk keinginan.
Contoh kalimat:
a.       Yoru ni naru to, kuraku narimasu.
(Bila malam tiba akan menjadi gelap).
b.      Haru ni naru to, hana ga mankai ninarimasu.
(Bila musim semi tiba, bunga-bunga berkembang semua).
c.       Toshi o toru to, kiokuryoku ga niburimasu.
(Bila sudah usia lanjut, daya ingat menjadi tumpul).
d.      Okane ga nai to, komarimasu.
(Susah kalau tidak punya uang).
e.       Migi e magaru to, yuubinkyoku ga arimasu.
(Jika berbelok ke kanan, ada kantor pos).
 Menunjukkan arti  bila tidak…, tidak…
Dipakai bila suatu hal tidak mencapai syarat tertentu, maka tidak akan terjadi hal yang lainnya; bentuk …nai to… nai.
Pola kalimatnya yaitu:
            Kata kerja/ kata sifat  bentuk nai + to + keadaan 
a.       Shiciji ni naranai to kanojo wa okimasen.
(Bila belum jam tujuh, dia tidak akan bangun)
b.      Hayaku nai to, ichiban no kisha ni ma ni aimasen.
(Kalau tidak cepat-cepat, tidak akan keburu naik kereta yang pertama)
c.       Isshokenmei ni benkyou shinai to, jozu ni naremasen.
(Bila tidak belajar dengan giat, tidak akan menjadi pandai).
d.      Ganbaranai to, nani mo dekimasen.
(Jika tidak berusaha, apapun tidak akan bisa).
e.       Doryoku shinai to, rippa na seika wa araremasen.
(Bila tidak berusaha keras , kita tidak akan memperoleh hasil yang gemilang).
   Banyak digunakan pada kata keterangan dan kata peniruan
Pola kalimatnya yaitu:
            Kata keterangan/ kata peniruan + to + kata kerja
a.       Ondori ga kokekokko to nakimashita.
(Ayam jantan telah berkokok kukuruyuk).
b.      Nonbiri to inaka de kurashite imasu.
(Hidup tenang di desa).
c.       Heya ga kichin to katazukete arimasu.
(Kamar dibenahi dengan rapi).
d.      Takai biru ga zurari to narande imasu.
(Gedung tinggi berdiri berderet-deret).
e.       Shikkari to tesuri ni tsukamarinasai.
(Peganglah erat-erat dengan kuat).
Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa:
1.         Arti kata bantu “to”  yaitu dan, bersama, dengan, bila, jika, begitu… ; se…; segera; langsung; lantas; serta merta, ketika dan lain-lainnya.
2.         Kata bantu “to” digunakan setelah kata benda, kata kerja, kata sifat, kata keterangan dan adverbial peniruan.
3.         Untuk mempertegas arti bersama-sama, kata bantu “to”  ditambah “ishoni” menjadi “to ishoni”
4.         Dalam “to iu, to kaku, to kiku, to omou, to hanasu, to tazunaru dan lainnya”, kata bantu “to” tidak perlu diartikan.
5.         Kata kerja sebelum kata bantu “to”, harus dalam bentuk kamus.

0 komentar

Macam Ekosistem dan Bioma

Secara garis besar ekosistem dibedakan menjadi 2, yaitu ekosistem darat (terestrial) dan ekosistem perairan (akuatik).

Ekosistem Darat



Terdiri atas beberapa macam bioma antara lain bioma gurun, padang rumput, hutan hujan tropis, hutan gugur, taiga, dan tundra.

1.  Bioma Gurun

Gurun merupakan daerah kering yang curah hujannya hanya 20 cm per tahun. Vegetasi dominan pembentuk bioma gurun adalah kaktus. Adapun hewan yang hidup di bioma ini umumnya aktif pada malam hari atau nokturnal. Hal tersebut merupakan adaptasi terhadap suhu lingkungan yang sangat panas dan untuk mengurangi kehilangan cairan tubuh.

2.  Padang Rumput

Bioma ini memiliki karakteristik beriklim sedang, dengan curah hujan berkisar antara 25–75 per tahun dan vegetasi dominannya adalah rumput. Adapun hewan yang hidup di bioma ini adalah kelinci, serigala, dan kuda.

3.  Hutan Hujan Tropis

Bioma hutan hujan tropis terdapat di kawasan garis khatulistiwa di seluruh dunia, seperti Asia tengah termasuk Indonesia, Amerika tengah dan selatan, Afrika, serta Australia. Hutan hujan tropis memiliki temperatur dengan kisaran 25°C per tahun dan curah hujan yang tinggi sekitar 200 cm per tahun.

Tumbuhan dan hewan yang hidup di bioma ini paling beragam (memiliki keanekaragaman paling tinggi) dibandingkan dengan tumbuhan dan hewan yang hidup di bioma-bioma lainnya. Tumbuhan yang khas yang hidup di bioma ini adalah tumbuhan liana (tumbuhan merambat) seperti rotan dan tumbuhan epifit seperti anggrek. Hewan yang khas di bioma ini adalah harimau, badak, babi hutan, dan orangutan.

4.  Hutan Gugur

Bioma hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang dan tersebar di Amerika Timur, Eropa Tengah, dan Asia Timur. Bioma ini memiliki ciri-ciri suhu yang sangat rendah pada musim dingin dan sangat panas pada musim panas (-30°C hingga 30°C). Curah hujan tinggi dan merata, serta jenis pohon yang dapat menggugurkan daunnya pada saat musim panas (pada hutan gugur daerah tropis) dan pada saat musim dingin (pada hutan gugur iklim sedang). Hewan yang hidup di bioma ini antara lain tikus, beruang, bajing dan burung. Beberapa hewan pada bioma ini dapat melakukan hibernasi, yaitu tidur panjang selama musim dingin dengan terlebih dahulu mengkonsumsi banyak makanan.

5.  Taiga

Bioma taiga dikenal sebagai hutan konifer, merupakan bioma terluas di bumi. Bioma ini memiliki curah hujan 35 cm sampai dengan 40 cm per tahun. Daerah ini sangat basah karena penguapan yang rendah. Tanah di bioma taiga bersifat asam. Bioma taiga terdapat di daerah yang beriklim sedang, dengan curah hujan sekitar 100 cm per tahun. Terdapat di Amerika bagian utara dan selatan, Eropa bagian barat, dan Asia bagian timur. Tumbuhan yang hidup di bioma taiga umumnya konifer dan pinus. Hewan yang hidup di bioma ini di antaranya adalah rusa, beruang hitam, salamander, dan tupai.

6.  Tundra

Bioma tundra terdapat di bumi bagian utara, yaitu di kutub utara yang memiliki curah hujan yang rendah. Oleh karena itu, hutan tidak dapat berkembang di daerah ini. Pada musim dingin, air dalam tanah dingin dan membeku sehingga tumbuhan tidak dapat tumbuh besar. Produsen utama di bioma ini adalah lichenes dan lumut. Binatang yang dapat ditemui di bioma ini, antara lain beruang kutub, reindeer (rusa kutub), serigala, dan burung-burung yang bermigrasi ketika musim-musim tertentu

7.  Savana

Savana merupakan padang rumput yang didominasi oleh rumput dengan semak serta pohon yang terpencar. Savana memiliki curah hujan sekitar 90–150 cm per tahun. Hewan yang hidup di dalamnya, antara lain gajah, kuda, dan zarafah.



Ekosistem Perairan




Meliputi ekosistem air tawar dan ekosistem air laut.

Pada ekosistem air tawar memiliki ciri antara lain: variasi suhu rendah dan dipengauhi keadaan iklim dan cuaca. Berdasarkan intensitas cahaya matahari yang diterima, habitat air tawar dibedakan menjadi 3 daerah, yaitu :

litoral, yaitu daerah dangkal sehingga memungkinkan cahaya matahari dapat mencapai dasar perairan.
Limnetik, yaitu daerah terbuka sampai kedalaman tertentu masih dapat ditembus cahaya.
Profundal, yaitu daerah dasar perairan sehingga cahaya tidak mampu mencapai dasar perairan.
Berdasarkan keadaan airnya (aliran airnya), habitat air tawar dibedakan menjadi 2, yaitu :

Lotik, yaitu ekosistem air tawar yang keadaan airnya mengalir. Contoh : sungai, mata air, dan sebagainya .
Lentik, yaitu ekosistem air yang keadaan airnya tenang. Contoh : kolam, waduk, dan sebagainya.


Pada ekosistem air laut memiliki ciri antara lain salinitasnya tinggi, tidak dipengaruhi variasi suhu dan iklim.

Berdasarkan intensitas cahaya matahari, habitat laut dibedakan :

Daerah fotik (eutrofik), yaitu daerah yang masih ditembus cahaya.
Daerah disfotik, yaitu daerah  yang sedikit cahaya (remang –remang)
Daerah afotik, yaitu daerah yang tidak mendapat cahaya matahari.
Berdasarkan fisiknya (secara vertikal), daerah laut dibedakan :

Daerah litoral, yaitu daerah yang dipengaruhi pasang surut (0 – 200 meter).
Daerah batial, yaitu daerah yang kedalamannya antara 200 – 2000 meter.
Daerah abisal, yaitu daerah yang kedalamannya antara 2000 – 4000 meter.
Daerah hadal, yaitu daerah yang kedalamannya lebih dari 4000 meter.


Di Indonesia dikelompokkan 4 ekosistem utama, yaitu :

a.   Ekosistem Bahari (laut), ekosistem ini meliputi :

Ekosistem laut dalam, ekosistem memiliki keanekaragaman  jenis yang rendah, dan tidak terdapat organisme autotrof. Kelompok hewan yang ada berupa benthos.
Ekosistem Pantai Pasir Dangkal (litoral),daerah ini memiliki beberpa bentuk ekosistem, yaitu :
Ekosistem Terumbu Karang,  terumbu Karang terbentuk karena kegiatan organisme laut seperti Coelenterata, Cacing, Kerang, dan Karang berkapur. Pada daerah ini perairannya jernih dan berpasir.
Ekosistem Pantai Batu,Pantai Batu dapat berupa batu caday yang berasal dari proses konglomerasi, yaitu persatuan antara batu – batu kecil, tanah liat, kapur, dan bongkahan batu granit. Vegetasi yang mendominasi adalah jenis alga tertentu, seperti Euchema dan Sargasum.
Ekosistem Pantai Lumpur, Pantai lumpur terdapat di daerah muara sungai dan sekitarnya yang membentuk delta, yaitu endapan lumpur yang membentang luas. Vegetasi yang mendominasi antara lain Avicenia (Api – api), Sonneratia (Bakau), Enhalus acoroide (rumput laut). Jenis hewannya berupa ikan kecil (ikan gelodok).
b.   Ekosistem Darat Alami

Ekosistem ini memiliki 3 bentuk vegetasi, yaitu vegetasi Monsun, vegetasi Pegunungan, dan vegetasi Pamah (Dataran Rendah).

Vegetasi monsun berada di daerah beriklim kering musiman dengan kelembapan udara lebih dari 33% dan curah hujan sekitar 1500 mm/th. Jenis vegetasinya meliputi padang rumput, savana, hutan monsun.
Vegetasi pegunungan terletak di ketinggian lebih dari 1000 m di atas permukaan laut (dpl) dengan vegetasi yang beraeneka ragam seperti hutan pegunungan, padang rumput, vegetasi lereng terbuka berbatu, vegetasi alpin dan danau.
Vegetasi Pamah ini memiliki kawasan yang sangat luas, yaitu antara ketinggian 0 – 1000 meter di atas permukaan laut.
Vegetasi ini meliputi :Hutan Bakau (hutan di tepi pantai),Hutan Rawa Air Tawar (hutan yang terletak di belakang hutan bakau), Hutan Tepi Sungai (hutan yang terdapat di sepanjang tepi sungai).  Ciri Hutan Tepi Sungai : tanahnya subur, lapisannya dalam, dan gembur. Floranya merupakan vegetasi musiman dan tumbuhan reofit (tumbuhan yang memiliki perakaran yang kuat).

    Hutan Sagu
   Hutan Rawa Gambut
Hutan ini memiliki ciri antara lain jenis floranya terbatas, pH tanah asam (kurang dari 4) kandungan haranya rendah, pohonnya tinggi, kurus, dan tidak lebat, permukaan tanah cembung dengan genangan air.

 c.  Ekosistem Suksesi

Yaitu ekosistem yang mengalami perubahan menuju kearah yang klimaks. Ekosistem ini dibedakan menjadi ekosistem suksesi primer dan ekosistem suksesi skunder.

  d.   Ekosistem Buatan

Yaitu ekosistem yang terbentuk karen aktivitas atau usaha manusia dalam pengelolaan ataupun untuk mengadakan perubahan terhadap lahan.

Hutan buatan dikelompokkan dalam 3 kelompok besar, yaitu :

Danau, ekosistem ini biasanya dimanfaatkan untuk kepentingan manusia, misalnya untuk PLTA, irigasi, dan sebagainya.
Hutan Tanaman, hutan ini biasanya dimanfaatkan untuk kepentingan manusia, misalnya untuk industri (HTI), bangunan, dan sebagainya. Ciri dari jenis pohon yang ditanam adalah jenis tanaman yang keras dan tanaman tahunan. Contoh : Pinus, Meranti, Puspa, Rasamala, Damar, dan sebagainya.
Agroekosistem, agroekosistem merupakan ekosistem yang dimanfaatkan untuk kepentingan manusia seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan sebagainya. Di dalam agroekosistem memiliki keanekaragaman yang tinggi dengan memperhatikan faktor iklim, tanah, topografi, dan budaya. Contoh agroekosistem adalah sawah tadah hujan, sawah irigasi, sawah surjan, sawah rawa, sawah pasang surut, kolam, tambak, pekarangan, ladang, dan perkebunan.
Selasa, 24 Desember 2013 0 komentar

Unleashed [ SJ Fanfic ]


>> Unleashed <<

~ … o0o … ~

Ini awalnya di publish di Fanfiction.net

~ … o0o …~

Warning : Abuse, Kekerasan, Bukan bacaan anak-anak seperti saya (?)

~ … o0o … ~

CLICK!

“Ini ketiga kalinya aku datang kemari hanya untuk mendengar ocehanmu, Song Nam Yoon…”

“A..ampun…! Tapi sungguh—… a-aku akan membayar semua hutang-hutangku!!” pinta Nam Yoon sembari memelas pada pria dihadapannya. Sebuah pistol dengan mode keamanan yang terbuka menempel dibelakang tengkuknya. 

“Kumohon beri aku waktu, Soo Man-ssi!!” jeritnya putus asa.

“Cih..!” Soo Man meludah di depan Nam Yoon. “Berterimakasihlah aku masih punya kesabaran. Jika sampai Rabu depan kau masih belum juga mengais-ngais di jalan untuk membayarnya, aku akan membunuhmu.”

Nam Yoon semakin ketakutan. “T-tentu saja… jangan khawatir…” lirihnya. 

“Aku pasti akan membayar semuanya! Tolong berikan sedikit waktu lagi, Tuan…”

Merasa cukup dengan Nam Yoon, Soo Man segera berbalik pergi diikuti para bodyguardnya. Nam Yoon terdiam melihat kepergian sang boss mafia di tempatnya. Terdengar suara mengaing dari belakang pintu dapur.

Seorang laki-laki perlahan berjalan keluar menuju ruang tamu— tempat dimana Nam Yoon sang ‘majikan’-nya berada. Mendengar suara yang tidak asing dibelakangnya, Nam Yoon membalikkan badannya pada laki-laki itu.

“Apa yang kau lakukan, Zhoumi?” tanyanya. “Kemarilah…”
Zhoumi hanya terdiam dan dengan patuh berjalan mendekat. Tapi tiba-tiba ia berhenti begitu merasa terlalu mendekat pada ‘majikan’-nya. Hal itu membuat 
Nam Yoon kesal dan merasa diabaikan.

“KUBILANG KEMARI…!!” bentaknya sekeras mungkin. “Patuhi perintahku, anjing bodoh!”

Sedikit tersentak, Zhoumi pun bergerak maju hingga akhirnya sampai tepat dihadapan sang ‘majikan’. Nam Yoon tersenyum pada ‘peliharaan’-nya. 

Meskipun ia lebih tinggi dari Nam Yoon, tetapi Nam Yoon sama sekali tidak merasa terintimidasi akan Zhoumi. Karena ia tahu benar Zhoumi hanya tunduk padanya, karena ia adalah majikan dari Zhoumi, yang ia anggap seperti anjing peliharaannya sendiri.

Tangan Nam Yoon meraih kalung anjing di leher pria didepannya dan mengusap-usap kalung rantai itu. Zhoumi tidak memberikan reaksi apapun selain menundukkan kepalanya.

“Kau lihat apa yang dilakukan pak tua Soo Man itu padaku?” bisiknya. “Aku yakin sekali kau melihat semua hal barusan dengan sepasang matamu itu, kan?”

Zhoumi hanya diam membeku di tempat saat merasakan jemari sang ‘majikan’ bersentuhan dengan leher jenjangnya. Senyuman Nam Yoon seketika berubah menjadi seringai licik, dan dengan kasar ditariknya rantai kerah anjing ditangannya, membuat Zhoumi tertarik kebawah.

“Kau lihat apa yang bajingan tua itu lakukan padaku, hah?” Zhoumi tersengal-sengal karena cekikan di lehernya semakin menguat. Tangannya menarik-narik jemari Nam Yoon, tapi tentu saja usahanya sia-sia.

“Kau tidak buta, kan?!” Nam Yoon tertawa melihat Zhoumi yang tersiksa atas perlakuannya. “TAPI APA YANG KAU LAKUKAN—TERDIAM DAN BERSEMBUNYI SEPERTI TADI?!” hardiknya, masih dengan senyuman licik di wajahnya. “ANJING TIDAK BERGUNA—!! LEBIH BAIK KAU MATI SAJA…!!”

“Grrr….—!!”

Seketika terdengar suara geraman keras dari lantai atas. Sontak Nam Yoon mendongak— tanpa melepaskan cekikannya pada Zhoumi —dan melihat sepasang mata mendelik kepadanya dengan penuh amarah.

Tapi Nam Yoon hanya menyeringai saat matanya menangkap sebuah kerah anjing— yang sama dengan milik Zhoumi —melingkar di leher laki-laki itu. Ia juga adalah ‘peliharaan’ Nam Yoon yang lain.

“Ahaha, kau berani dengan majikanmu sendiri, Siwonnie?” tantangnya. “Aku benar-benar tidak suka dengan peliharaan yang tidak patuh.”

Siwon menggeram keras dan meloncat turun— membuat Nam Yoon terjingkat kaget — tapi sebelum laki-laki itu sempat menyentuh sang ‘majikan’, seorang laki-laki ‘anjing’ lain melompat dari persembunyiannya dan menyerang Siwon dengan keras—membuat keduanya menghantam lemari besi sebelum akhirnya jatuh ke lantai. Laki-laki berkalung rantai dengan nama ‘Hangeng’ itu hanya bisa menahan Siwon sebelum akhirnya Siwon membanting tubuhnya ke dinding.

Hangeng tersungkur dan terbatuk-batuk karena hantaman barusan terasa hingga ke paru-parunya. Tapi hal itu tidak membuat Siwon berhenti. Ia bangkit dan menyerang Hangeng— menendangnya dengan keras— sebelum menggeram untuk kesekian kalinya. Hangeng tampaknya tidak mau kalah— ia menghindar tepat sesaat sebelum Siwon menyerangnya dari atas — dan memukul kepala ‘anjing’ bertubuh lebih besar darinya itu dengan sangat keras ke lantai. Darah perlahan menetes dari pelipis Siwon yang tergores.

Nam Yoon tertawa keras melihat kejadian didepan matanya. Begitu kerasnya hingga ia tidak sadar telah melepaskan cekikannya dar leher Zhoumi. Zhoumi bisa merasakan penglihatannya mulai kabur sebelum akhirnya jatuh tersungkur karena kekurangan oksigen. Tangannya seketika mengepal didadanya yang sesak dan meringkuk di lantai kesakitan.

“Anjing-anjing bodoh…” Nam Yoon tertawa melihat kedua ‘peliharaan’-nya saling membunuh satu sama lain dan meninggalkan mereka pergi begitu saja. Dalam hati ia bertaruh siapa yang akan mati duluan dari mereka.
‘…yang manapun yang mati duluan sama sekali tidak penting.’

~ … o0o … ~

.. To Be Continue ..

A/N : Mianhae untuk bahasa yang KASAR. Saya tidak tega pas ngetik ini. Tapi mau gimana lagi... Author dilemma, saat ingin menggambarkan suasana yang sebenar-benarnya /halah/
Sabtu, 11 Mei 2013 0 komentar

Curcol III


.. ( '_')

.. aku cuma seorang cewek berhati lemah.

.. di sekolah, aku nggak sepandai teman-teman yang lain. Aku seringkali mencontek hasil pekerjaan tulis mereka, terutama Matematika, Pelayanan Prima, IPA dan Kewirausahaan. Aku terlalu malas untuk mengerjakan tugas-tugas itu, apalagi membaca untuk menemukan jawabannya.

.. di kelas, aku nggak sebaik teman-teman yang lain. Aku seringkali berkata kasar pada mereka, dan terkadang kontak fisik yang kuberikan justru menyakiti mereka. Aku memang nggak punya bakat untuk jadi popular, yah.

.. aku selalu merasa kalo aku itu nggak dibutuhkan, samasekali nggak di inginkan. Aku emang deket sama beberapa dari mereka, dan mereka selalu nempel ke aku.

.. entah kenapa, saat aku bersama dengan mereka, aku selalu merasa dipermainkan. Selalu merasa sendirian, walaupun mereka berani mengaku adalah temanku.

.. dan aku sendiri, cuma bisa berusaha tertawa dan menerima kenyataan begitu saja.

.. fuh.. ( ‘-‘)

.. beberapa bulan ini, banyak yang terjadi di X Pemasaran 1. Mereka yang menganggap diri mereka sebagai teman-temanku: Apri, Lina, Diah, Nimas, Desi dan Yanti. Bersama denganku, jadi tujuh anak. Tapi memang, fase kehidupanku kali ini nggak selurus apa yang ku bayangkan.

.. aku merasa terikat oleh sesuatu, dimana aku perlahan tak bisa merasakan kebebasan yang dulu selalu ku pegang. Kemana pun aku pergi, apapun yang ingin ku lakukan, semuanya seperti sudah di tentukan.

.. secara gampangnya, aku merasa kayak ‘boneka’.

.. ini tidak benar. Bukan seperti ini ‘persahabatan’ yang aku inginkan, apalagi yang aku butuhkan! Ini lebih mirip seperti diperalat untuk suatu tujuan yang aku sendiri nggak tahu.

.. aku, Yanti, Nimas dan Diah adalah tipe pemberontak. Kami nggak mudah menuruti perintah yang lain gitu aja. Tapi, harus ku akui, Yanti adalah yang paling keras. Sekali sesuatu itu nggak sejalan dengan kehendaknya, dia akan mencari cara untuk membuatnya sejalan. Nimas terkadang hanya menghela napas dan menerima dengan berat hati, dan Diah, kurasa dia berusaha untuk tetap berada di satu pihak. Well..

.. dan aku, aku akan mencoba negosiasi. Bagaimanapun aku tau aku nggak boleh mengedepankan ego. Tapi tentu saja, ada kalanya saat aku dengan terang-terangan menolak. Jika sudah begitu, aku akan menjauh dan melarikan diri.

.. mereka nggak perlu tau apapun tentangku. Mereka nggak berhak
mempertanyakan keputusanku.

.. kebebasan yang aku maksudkan, seperti sewaktu SD dan SMP dulu, dimana aku selalu melakukan semuanya sendiri. Mengerjakan tugas-tugas sendiri, mengatur peralatanku sendiri, pergi ke kantin sendiri, bahkan mengurus surat-surat dokumen data sendiri.

.. walaupun hal itu lebih mirip di asingkan dan di telantarkan melebihi apapun.

.. sepertinya hal itu sudah ku lakukan hampir 10 tahun terakhir.. jika dikalikan dengan 365/2 hari.. berarti ada sekitar 3600+ hari di fase kehidupan itu. 3600+ hari itu, rasanya sudah tak bisa ku ingat lagi.

.. mungkin karena memang nggak ada kenangan bagus buat di ingat, yeah?

.. ( ‘_’)
0 komentar

Curcol II

Sabtu, 11 Mei 2013

Pagi ini aku menatap ke arah langit, hanya untuk melihat sekumpulan awan mendung menutupi cahaya mentari yang datang. Meninggalkan hati ini dari cerah nya kehangatan sekitar.
Entah kenapa, aku suka dengan mendung.
Menurutku, dia menutupi panasnya cuaca kota Surabaya yang terik, dan terkadang menggantinya dengan dingin nya hujan yang membasahi bumi. Tapi walaupun begitu, ada kalanya aku membenci mendung. Karena dia menghalangi sinyal ponsel yang biasa aku pakai untuk mengakses internet.
Dan lagi, andaikan hujan dia turunkan, tak jarang yang namanya guntur, kilat dan halilintar datang menggemparkan suasana, membuatku ketakutan.

Tapi aku berpikir, kalau mendung yang menutupi langit itu, juga menutupi diriku. Yeah, aku yang penakut dan pengecut, selalu kabur dan sembunyi dari masalah.
Aku hanya berharap, suatu saat nanti, akan ada seseorang yang akan menyingkirkan sekumpulan awan itu dari atas sana..
Seseorang yang akan memperlihatkan bukti nyata padaku, kalau ada langit yang lebih indah dari mendung.

.....

(-_-) eh..?

What the---??!!
WAIT JUST FOR A DANG MINUTE---!!!!
Sejak kapan aku jadi puitis begini??!!
Apa ini karena aku terlalu banyak membaca status galau dari fb Nanik dan Mbak Dhoi---??!!

....

.... ( '-') sigh..

Biarkan hanya Allah saja yang tahu apa yang kurasakan sekarang ini.
Aku sebenarnya nggak tahu apa yang tengah kurasakan.
Rasanya aku seperti tersesat dan kebingungan oleh tingkahku sendiri sewaktu aku berpapasan dengan orang itu.

Di saat aku berpapasan dengan orang itu, (guh!) rasanya aku ingin segera pergi sejauh mungkin dari hadapannya.
Tapi nggak tau kenapa...
Di saat aku nggak melihat dia, rasanya perasaaan ini sungguh... aneh? :/

...apa aku mulai sinting?
Jumat, 10 Mei 2013 0 komentar

Direct + Indirect Speech



Contoh Kalimat langsung dan tidak langsung
Direct speech :
Paul said : ‘I am busy’Paul berkata : ‘saya sibuk’
Jane asked me : ‘Open the door’Jane memohon kepada saya : ‘Buka pintu itu’
Steven asked me : ‘What are you doing ?’Steven bertanya : ‘apa yang sedang kamu lakukan ?’
Liza told me :’Read carefully’Liza menyuruh saya : ‘Bacalah dengan cermat’

Indirect speech :
Paul said that he was illPaul berkata bahwa dia sakit
Jene asked me to open the doorJane memohon kepada saya untuk membuka pintu
Steven asked me what I was doingSteven bertanya apa yang sedang saya lakukan
Liza told me to read carefullyLiza menyuruh saya membaca dengan cermat


Direct speech  menjadi  Indirect speech :
Direct speechIndirect speech
John needs helpEdward says that John needs help
Edward just told me that John needs help
Edward will tell you that John needs help
David says : ‘I like music’David says that he likes music
Our teacher says : ‘you should learn well’Our teacher says that we should learn well
Bob said : ‘Peter is at home’Bob said that Peter was at home
Jack said : ‘My mother is ill’Jack said that his mother was ill
Sonia said : ‘My sister is sleeping’Sonia said that her sister was sleeping
Anne said : ‘They are reading’Anne said that they were raeding
Helen said : ‘I want to buy an umbrella’Helen said that she wanted to buy an umbrella
Frank said : ‘Jane will go to the beach’Frank said that Jane would go to the beach
Simon said : ‘I will call you’Simon said that he would call me
Laura said : ‘I have eaten a banana’Laura said that she had eaten a banana
Vivian said : ‘Peter wrote a letter’Vivian said that Peter had written a letter
Jim said to Jane :‘What are you reading?’Jim asked Jane what she was reading
Susan said to Bill:‘Where are you going?’Susan asked Bill where he was going
Eddy said to me : ‘Where is your pen ?’Eddy asked me where my pen was
Lucy said to me : ‘Why doyou hate rats?’Lucy asked me why I hated rats
Bob asked me : ‘Is your sister married ?’Bob asked me if (whether) my sister was married
Gina asked me : ‘Are you all right ?’Gina asked me if (whether) I was all right
Peter asked me : ‘Can you help me ?’Peter asked me if (whether) I could help him
Betty asked me : ‘Do you want to drink?’Betty asked me if (whether) I wanted to drink
Open the door, pleaseHe asked me to open the door
Can you give me some money, Paul ?I asked Paul if he could give me some money
Do you understand, Susan ?I asked Susan if she understood
George told me : ‘Move quickly’George told me to move quickly

Source : English Course!
 
;